Pages

Sabtu, 05 Mei 2012

PENCEMARAN LIMBAH

PENCEMARAN LIMBAH:
Pencemaran limbah dimasyarakat ada banyak misalnya :
1.  pencemaran limbah SRITEX. Limbah SRITEX sangat berbahaya disekitar lingkungan pabrik tersebut, karena Limbah SRITEX membuat tanaman, udara menjadi tercemar. Seharusnya pabrik SRITEX harus pintar membuat solusi agar tanaman maupun Udara disekitar Pabrik tidak tercemar. 
Solusi agar tanaman dan udara sdisekitar tidak tercemar ;
A. Solusi pertama seharusnya membuat saluran Limbah yang dibuah ditempat yang aman tidak dekat dengan tanaman maupun lingkungan masyarakat,
B. cerobong asap sehurusnya diberi saringan supaya uap yang keluar tidak mencemari udara sekitar lingkungan tersebut,
C. Sisa bahan Limbah yang tak berguna harus dimanfaat kan & diminimalisir pembuangannya, 
D. Memberi kompensasi terhadap warag disekitar dan yang mempunyai tanaman disekitar Pabrik SRITEX.
Limbah mempunayi efek yang berbahanya terhadap kesehatan manusia adalah karena sifat toksik bahan yang dikandung dalam limbah tersebut. Berbagai jenis penyakit yang dapat terjadi karena limbah berbahaua adalah; penyakit pneumoniosis, silicosis, byssinosis, siderosis, talkosis dan berbagai jenis keracunan lainnya.
Penyakit-penyakit yang ditimbulkan dari limbah berbahaya dapat bersifat akut dan kronis. Terutama limbah berbahaya toksis, dimana proses reaksinya sangat kompleks.
Secara umu rantai reaksi menimbulkan efek terhadap kesehatan manusia dapat di bagi dalam tiga face, yaitu: 
(1) face paparan atau eksposisi,
(2) face tokso-kenetik, dan
(3) face tokso – dinamik.
Efek – efek akut dari limbah berbahaya
Di bawah ini penulis menyajikan beberapa efek terhadap kesehatan manusia yang ditimbulkan oleh limbah berbahaya yang bersifa akut.
Pestisida Organik
Metly Bromida
Herbisida (Obat-obat pembasmi rumput)
Pestisida fosfat organic
Organo nitrogen herbisida
Insektisida (-embunuh serangga)
Pembasmi jamur
Almunium fosfat
Rotenone
Cyanide waste
Bahaya Limbah Bagi Manusia :
Kerusakan susunan saraf
Kerusakan system pencernaan
Kerusakan system neorologis
Kerusakan system pernafasan
Kerusakan pada kulit
Kematian
Dampak Pencemaran Limbah merupakan bencana besar karena dapat menimbulkan penyakit menular. 
Dampak pencermaran antara lain :
ü Folio
ü Kolera
ü typus,
ü dysentri amoeba dan 
ü Cacingan.
2. Pencemaran Limbah Pabrik Tahu.
Limbah Pabrik tahu membuat udara sekitar menjadi bau, air tercemar,limbah cair yang dikeluarkan oleh industri-industri menjadi masalah bagi lingkungan sekitarnya, karena  industri rumah tangga mengalirkan langsung air limbahnya ke selokan atau sungai tanpa diolah terlebih dahulu. Demikian pula dengan industri tahu/tempe yang pada umumnya merupakan industri rumah tangga.
Solusi untuk mengatasi limbah Tahu :
Ø Sisa limbah dijadikan makanan ternak agar mengurangi limbah yang dibuang.
Ø Membuat saringan supaya limbah yang dibuang tidakterlalu banyak dan berbahaya bagi warga masyarakat disekitar dan tanaman.
Ø Membuat saluran irigasi yang baik supaya tidak mencemari lingkungan sekitar.
Ø Memberi kompensasi kepada warga yang dirugikan.
Efek limbah ;
ü Mencemari air bersih yang terdapat disekitar pabrik Tahu.
ü Membuat udara menjadi bau (tercemar).
ü Membuat wajah penyakit.
Pabrik tahu juga menguntungkan selain dapat membuat tahu, limbahnya juga dapat dimanfaatkan untuk membuat Biogas, dan sisa limbah pabrik tahu juga dapat dimanfaatkan sebagai makanan ternak, tetapi limbah tahu juga dapat membuat masyarakat tidak nyaman bertempat tinggal disekitar pabrik karena udara yang tercium bau. 

Kamis, 12 April 2012

APAKAH ARTI PACARAN MENURUT KALIAN ???

ARTI PACARAN 
Sebenarnya menurut anda "pacaran" itu apa sih? Ada banyak konsep tentang "pacaran"di benak kita. Dalam forum diskusi pun hal ini masih menjadi perdebatan. "Pacaran"ada yang diartikan sebagai hubungan yang dijalani ketika seorang pria dan seorangwanita saling menyukai satu sama lain dan ingin menjajaki kemungkinan untukmelangkah ke hubungan yang lebih serius lagi, atau sebagai status yangme"legal"kan mereka untuk merasa bebas saat terlihat selalu berdua dan salingmengungkapkan ekspresi sayang, atau hubungan yang dijalani sebagai kesempatanuntuk mengenal lebih dalam seseorang yang akan menjadi suami atau istri mereka dikemudian hari.Istilah "pacaran" sendiri memang hanya sekedar istilah, tapi yang penting adalahapa motivasi dari dan apa yang dilakukan dalam fase hubungan itu.Kalau mau jujur, pernah nggak anda merasa lelah menjalani "pacaran" yang putussambung, baik dengan orang yang sama atau dengan beberapa orang yang berbeda? Ataumungkin bosan menjalani "pacaran" yang hanya coba-coba, memulai hubungan spesialdengan harapan-harapan indah tentang masa depan dengan si dia, tapi ternyata ditengah jalan harus putus karena ketidakcocokan, atau karena konflik yangberkepanjangan, atau karena ternyata si dia baru ketahuan "belang"nya setelah"pacaran". Lalu apa yang anda perbuat selanjutnya?Ijinkan saya menceritakan satu kisah, dan dari kisah ini mungkin anda mendapat"modal awal" untuk mendefinisikan kembali arti dari "pacaran" yang ingin andajalani.Seorang pria dan wanita berkenalan, memulai semuanya dari hubungan pertemananbiasa, bersama-sama dengan orang-orang lainnya. Mereka terlibat dalam suatukomunitas yang sehat, yang memungkinkan mereka untuk saling berinteraksi dansaling mengenal sudut pandang dan karakter masing-masing secara umum dalam kondisiyang wajar. Kemudian salah satunya mungkin menyadari bahwa dia mulai menyukai yanglain... tapi dia tidak terburu-buru melakukan pendekatan secara eksklusif, diahanya mulai bercakap-cakap lebih banyak untuk mengenal si dia lebih lagi, tapimasih dalam batas pertemanan atau persahabatan yang wajar. Tidak lupa, dia jugamulai melibatkan Tuhan sejak awal. Waktu terus berjalan, dan setelah mereka terusberinteraksi (baik secara berdua maupun dengan lingkungan pergaulan masing-masing), mereka menemukan bahwa ternyata mereka saling melengkapi (dan salingmenyukai tentunya) dan mereka akhirnya memutuskan untuk "pacaran", setelah merekasaling mengetahui prinsip hidup masing-masing, karakter, dan hal-hal esensi lainyang dibutuhkan untuk mempertimbangkan apakah seseorang ini akan menjadi pasanganyang tepat yang ingin mereka nikahi kelak.Tentunya dalam kenyataan yang terjadi tidak sesederhana itu, karena memang kisahsetiap orang berbeda-beda. Namun dengan konsep "pacaran" seperti itu, setidaknyakemungkinan untuk jadian-bubar atau putus-sambung bisa lebih diminimalisir, karenatujuannya bukan coba-coba, tapi masa "pacaran" dipandang sebagai masa untukmengenal lebih dalam calon suami atau calon istri. Karena masa perkenalan dan jugapertimbangan untuk berkomitmen serius itu dilakukan sebelum "pacaran", maka denganbegitu keputusan yang diambil pun serius dan sudah dipertimbangkan cukup matang.Berbeda dengan konsep asal suka sama suka dan kenal hanya "kulit luar"nya sajalalu cepat-cepat memutuskan untuk "pacaran". Konsep yang terakhir inilah yangsering digembar-gemborkan oleh media, yang akhirnya juga membuat banyak dari kitaterpengaruh. Kalau kita melihat ada seorang pria dan wanita yang sedang "dekat",kita langsung mengajukan pertanyaan menggoda, "Kapan nih jadiannya?" atau "Udah...jadian aja... tunggu apalagi sih?" Sehingga terkesan bahwa "pacaran" itu adalahsesuatu yang remeh, yang bisa diputuskan begitu saja kalau ternyata tidak sesuaidengan keinginan atau harapan sebelumnya. Bahkan parahnya, pernikahan sekarang inijuga banyak dipandang sama seperti "pacaran", terbukti dengan maraknya kasusperceraian di media... Inikah jenis relationship yang sebenarnya kita inginkan?Dalam hubungan khusus antara seorang pria dan wanita, tentunya ada perasaan yangterlibat, tepatnya hati kita ikut terlibat. Jika sebuah hubungan yang sudahdijalin itu diputuskan, pasti ada sebagian hati kita yang terluka. Adalah tanggungjawab kita sendiri untuk menjaga hati kita, karena hati kita memotivasi setiap
 
tindakan yang kita lakukan. Itulah sebabnya dikatakan dalam Amsal 4:23: "Jagalahhatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan."Hanya satu yang perlu diingat, bahwa ada konsekuensi dalam setiap pilihan yangkita buat. Dalam sebuah relationship, keputusan yang diambil akan mempengaruhibukan saja diri anda sendiri, tapi juga orang lain yang terlibat dalam hubungantersebut. Karena itu, sangatlah penting untuk bersikap bijaksana dalam hubunganyang menyangkut hati ini.Adakah Pacar Sempurna??Adakah pacar yang sempurna???Ditanya demikian oleh seorang temanku, aku cuman nyengir aja Bukan karena gakbisa jawab tapi pertanyaan itu sudah ke 9 kali dia tanyakan kepadaku selamabeberapa hari berturut-turut.Jika aku jawab, maka aku akan menjawab ada pacar yang sempurna. Tapi aku tidakmenjamin bahwa pacar yang sempurna itu bisa menjadi suami / isteri yang sempurna.Kenapa demikian?Kalo menurut ustad Fauzil Adhim, seorang pacar hanya bisa menjadi pacar yangsempurna, karena dia hanya bisa berperan sebagai pacar saja. Saat akhirnyamenikah, maka belum tentu dia akan bisa menjadi suami/istri yang sempurna karenamemang tidak pernah di latih untuk jadi suami/istri. Dan akhirnya adalah masapenyesuaian kembali pada kedua pihak.Jadi…..kenapa mesti ragu untuk menikah saat ini juga? (pertanyaan ini untuk semua yang berpacaran dan mengikat hubungan tanpa bisamenargetkan kapan akan menikah. Mungkin dia, mungkin juga kamu, atau mungkin jugaaku termasuk didalamnya)Pacar Ideal Dalam Mimpi Asyik apabila mendapat pacar ideal, tetapi kalau hanya dalam mimpi, mau tunggusampai kapan? Kehidupan manusia memiliki alur, bila manusia sudah sampai "umur", baik laki-lakimaupun perempuan, akan memasuki tahap pacaran. Dimana tahap ini dimulai denganproses mencari pasangan. Cara, syarat dan cita-cita berbeda satu sama lainnya. Bagaimana kriteria laki-laki untuk mendapatkan pacar? Biasanya laki-lakimenginginkan perempuan yang berwajah manis, cantik, tubuh menawan, sabar danpengertian. Sedangkan kriteria perempuan untuk mendapatkan pacar biasanyamengharapkan laki-laki yang pandai, berpendidikan tinggi, kaya, gagah, penyanyang,suka humor, bermoral, dan satu hati dalam percintaan (berkomitmen tinggi). Padahal dalam kenyataan, mengejar pacar ideal rasanya seperti dalam film bioskopatau cerita drama romantis, jauh dari kenyataan. Andaikata anda sedang menunggu orang yang sebetulnya tidak ada, seperti dalam filmromantis, maka anda akan lebih lama meneruskan rasa kesepian. Tao mengajarkan kita untuk fleksibel. Sikap pacaran yang benar adalah harus bisa mengenali diri sendiri dahulu,mengetahui kelebihan dan kekurangan diri, jika perlu introspeksi diri. Bila jodoh datang, tetapi anda hanya mau menerima yang ideal seperti dalam filmromantis, maka hiduplah dalam dunia mimpi. 
 
Jika anda sudah mendapatkan jodoh, tetapi tidak disertai suatu usaha dan tindakan,maka hiduplah dalam dunia mimpi. Karena apabila sikap berkhayal yang terus dipakai, maka pacar yang diidamkan hanyabisa didapat dalam dunia mimpi.PACAR PERTAMAHmmm…ngomongin tentang pacar pertama rasanya enak banget, apalagi kalau kisah-kisahnya dulu yang pegang pinggang waktu naik motor,nonton bioskop sambil pegangantangan, sampe berteduh diguyuran hujan yang dingin-dingin tapi empuk, semuanya itudilakukan untuk pertama kalinya. Cerita ini saya dedikasikan untuk pacar pertamasaya yang sekarang tidak bersama saya lagi, semoga ini bisa menjadi cerita yangasyik apabila ia membacanya. Lets cekedaut!!Welly Novarius itu nama pacar pertama saya. Saya jatuh hati pada dirinya saatpertama kali bertatap muka (ceilah..cinta pada pandangan pertama ceritanya), darisitu saya udah kesemsem banget sama si Welly. Manis, pintar, dan tentunya cantik,itulah yang ada di otak saya sewaktu pertama kali bertemu pada saat hari lebaran 3tahun yang lalu. Terimakasih kepada teman sd saya Terry yang telah memperkenalkantemannya tersebut (welly) kepada saya, padahal saya yakin Terry itu juga suka samasaya (GR mode on). Mungkin memang sudah jalannya saya bisa berkenalan lebih dekatdengan si Welly, karena waktu dia kerumah saya dulu, tidak sengaja saya bisamendapatkan nomer handphonenya dengan begitu kegiatan yang dinamai PDKT bisadilaksanakan dengan lancar.Pagi siang dan malam saya dan Welly berSMSan ria, dan sewaktu itu saya menggunakankartu yang saat itu paling bagus untuk sms karena gratis apabila sms ke provideryang sama, dan sekali lagi saya merasa si Welly juga suka sama saya karena dia mauaja mengganti nomer handphonenya pake kartu seperti saya juga (dengan alasan bisagratis). Saya akhirnya memberanikan diri untuk mengirim sms yang menyatakan bahwasaya suka sama dia, kira-kira smsnya kayak gini “Wel, kita nonton yuk??!!”…heheheheeh, saya pikir itu sudah memberikan isyarat bahwa saya suka sama dia. Dandia pun mengiyakan.Hari minggu tepatnya saya pertama kali mengajak si Welly nonton, dengan penampilanyang menurut saya paling top saya menjemput dia. Rumah Pondok Indah, itulah filmyang saya tonton sewaktu itu bersama Welly, dengan berpindah tempat bioskopsebanyak 2 kali akhirnya saya berhasil mendapatkan tiket film RPI yang ramai nian.Dingin dan akhirnya salaing berpegangan tangan, itulah yang saya lakukan waktunonton. Filmnya nggak ngeri-ngeri banget tapi herannya jantung saya deg-deg’andengan lancar karen satu setengah jam pertunjukkan tersebut berasa hanya sebentarsekali. Disanalah tepatnya saya bisa dikatakan sudah jadian dengan welly, walaupuntanpa adanya penembakkan.Masuk kelas 3 SMA saya sudah jarang ketemu dengan welly (maklum menghadapi UAN)tapi komunikasi tetap jalan walaupun hanya smsan.. Namun rasa bosan nampaknyamembuat saya lupa akan si Welly, dia sms kadang tidak saya bales, dia nelponkadang saya hanya dengarkan saja tanpa pernah mencoba nelpon balik ke dia. Satubulan lewat setelah kelulusan SMA akhirnya saya menghubungi dia lagi, sepertibiasa basa-basi dulu dengan menanyakan apa kabar, dan apa jawaban dia…dia tidakmenjawab apa-apa karena nomer handphonenya tidak aktif lagi. Banyak jalan menujuAC.Milan (kenapa tidak roma, karena saya dan welly suka dengan AC.Milan) akhirnyasaya menelpon rumahnya, dan alhamdulillah dia masih mau bicara dengan saya. Maaf,memberikan alasan, dan akhirnya keadaan mulai membaik kembali.Kita jalan bareng lagi waktu melihat tempat ujian SPMB kita, saya dan Wellytempatnya berbeda tapi berdekatan. Setelah melihat tempat SPMB kita jalan ke danau OPI, hujan saat itu malah membuat suasana menjadi hangat, berteduh di tempat kecilsambil menunggu hujan reda dengan makan jagung yang nggak enak tapi mahal sekali

Senin, 09 Januari 2012

biografi KWU

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcUBN2nECLcsYr5mFAHeAEVR5GeEq23znU-s9N5RiePdtIYS0aV6_6UGytWgP5YwCnsz5eYP3AGhuMgsbuDf3bkBVOC4HS17bOL4cdQNr2WGymByZ9HjqtKaohaXSUeamipTl6os8nIYLm/s320/pt_bob-sadino.jpg
Bob Sadino (Lampung, 9 Maret 1933), atau akrab dipanggil om Bob, adalah seorang pengusaha asal Indonesia yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya. Bob Sadino lahir dari sebuah keluarga yang hidup berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Sewaktu orang tuanya meninggal, Bob yang ketika itu berumur 19 tahun mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan.


Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia. Dalam perjalanannya itu, ia singgah di Belanda dan menetap selama kurang lebih 9 tahun. Di sana, ia bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg, Jerman. Ketika tinggal di Belanda itu, Bob bertemu dengan pasangan hidupnya, Soelami Soejoed.

Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia. Ia membawa serta 2 Mercedes miliknya, buatan tahun 1960-an. Salah satunya ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan sementara yang lain tetap ia simpan. Setelah beberapa lama tinggal dan hidup di Indonesia, Bob memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya karena ia memiliki tekad untuk bekerja secara mandiri.

Pekerjaan pertama yang dilakoninya setelah keluar dari perusahaan adalah menyewakan mobil Mercedes yang ia miliki, ia sendiri yang menjadi sopirnya. Namun sayang, suatu ketika ia mendapatkan kecelakaan yang mengakibatkan mobilnya rusak parah. Karena tak punya uang untuk memperbaikinya, Bob beralih pekerjaan menjadi tukang batu. Gajinya ketika itu hanya Rp.100. Ia pun sempat mengalami depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya.

Suatu hari, temannya menyarankan Bob memelihara ayam untuk melawan depresi yang dialaminya. Bob tertarik. Ketika beternak ayam itulah muncul inspirasi berwirausaha. Bob memperhatikan kehidupan ayam-ayam ternaknya. Ia mendapat ilham, ayam saja bisa berjuang untuk hidup, tentu manusia pun juga bisa.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEislxURMUI0_-se7feZMQL7Qnv8xIR6ktXD2aB6CdcyCVWEuQ03mmTitwrghXoDeQvp_S33iwtzrRiUlND6gtqSGy2T5GvX50oMH_QGc3PRkSt2Fy61PXLivHR-s5hVMmXr6ZdBwYFRwGZ9/s320/cover_1_kecil.jpg

Sebagai peternak ayam, Bob dan istrinya, setiap hari menjual beberapa kilogram telor. Dalam tempo satu setengah tahun, ia dan istrinya memiliki banyak langganan, terutama orang asing, karena mereka fasih berbahasa Inggris. Bob dan istrinya tinggal di kawasan Kemang, Jakarta, di mana terdapat banyak menetap orang asing.

Tidak jarang pasangan tersebut dimaki pelanggan, babu orang asing sekalipun. Namun mereka mengaca pada diri sendiri, memperbaiki pelayanan. Perubahan drastis pun terjadi pada diri Bob, dari pribadi feodal menjadi pelayan. Setelah itu, lama kelamaan Bob yang berambut perak, menjadi pemilik tunggal super market (pasar swalayan) Kem Chicks. Ia selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek.

Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah.

Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang.

Di saat melakukan sesuatu pikiran seseorang berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, yang ada pada diri seseorang adalah pengembangan dari apa yang telah ia lakukan. Kelemahan banyak orang, terlalu banyak mikir untuk membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah. “Yang paling penting tindakan,” kata Bob.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpUWvk0G98ovbLGVS6D7VHATWpxetwLTAJN84QuJxU6-puIEcpdkgSpx9Z_6DK5JGmJj2WKT-bN1XiXd1JvNHDhHOutmUceUoFOh1LAi03Ie79d8x4o1AWv_OzyxWzfS1T2vtN5j2Cr-nR/s320/Bob+sadino.jpg

Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan. Setelah jatuh bangun, Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman, mestinya dimulai dari ilmu, kemudian praktik, lalu menjadi trampil dan profesional.
Menurut Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu, berpikir dan bertindak serba canggih, arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.

Sedangkan Bob selalu luwes terhadap pelanggan, mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan. Dengan sikap seperti itu Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelanggan akan menciptakan kepuasan diri sendiri. Karena itu ia selalu berusaha melayani pelanggan sebaik-baiknya.

Bob menempatkan perusahaannya seperti sebuah keluarga. Semua anggota keluarga Kem Chicks harus saling menghargai, tidak ada yang utama, semuanya punya fungsi dan kekuatan.

Anak Guru

Kembali ke tanah air tahun 1967, setelah bertahun-tahun di Eropa dengan pekerjaan terakhir sebagai karyawan Djakarta Lloyd di Amsterdam dan Hamburg, Bob, anak bungsu dari lima bersaudara, hanya punya satu tekad, bekerja mandiri. Ayahnya, Sadino, pria Solo yang jadi guru kepala di SMP dan SMA Tanjungkarang, meninggal dunia ketika Bob berusia 19.

Modal yang ia bawa dari Eropa, dua sedan Mercedes buatan tahun 1960-an. Satu ia jual untuk membeli sebidang tanah di Kemang, Jakarta Selatan. Ketika itu, kawasan Kemang sepi, masih terhampar sawah dan kebun. Sedangkan mobil satunya lagi ditaksikan, Bob sendiri sopirnya.

Suatu kali, mobil itu disewakan. Ternyata, bukan uang yang kembali, tetapi berita kecelakaan yang menghancurkan mobilnya. ”Hati saya ikut hancur,” kata Bob. Kehilangan sumber penghasilan, Bob lantas bekerja jadi kuli bangunan. Padahal, kalau ia mau, istrinya, Soelami Soejoed, yang berpengalaman sebagai sekretaris di luar negeri, bisa menyelamatkan keadaan. Tetapi, Bob bersikeras, ”Sayalah kepala keluarga. Saya yang harus mencari nafkah.”

Untuk menenangkan pikiran, Bob menerima pemberian 50 ekor ayam ras dari kenalannya, Sri Mulyono Herlambang. Dari sini Bob menanjak: Ia berhasil menjadi pemilik tunggal Kem Chicks dan pengusaha perladangan sayur sistem hidroponik. Lalu ada Kem Food, pabrik pengolahan daging di Pulogadung, dan sebuah ”warung” shaslik di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta. Catatan awal 1985 menunjukkan, rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40 sampai 50 ton daging segar, 60 sampai 70 ton daging olahan, dan 100 ton sayuran segar.

”Saya hidup dari fantasi,” kata Bob menggambarkan keberhasilan usahanya. Ayah dua anak ini lalu memberi contoh satu hasil fantasinya, bisa menjual kangkung Rp 1.000 per kilogram. ”Di mana pun tidak ada orang jual kangkung dengan harga segitu,” kata Bob.

Om Bob, panggilan akrab bagi anak buahnya, tidak mau bergerak di luar bisnis makanan. Baginya, bidang yang ditekuninya sekarang tidak ada habis-habisnya. Karena itu ia tak ingin berkhayal yang macam-macam.

Haji yang berpenampilan nyentrik ini, penggemar berat musik klasik dan jazz. Saat-saat yang paling indah baginya, ketika shalat bersama istri dan dua anaknya.
Profil dan Biodata Bob Sadino

Nama :
Bob Sadino
Lahir :
Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933
Agama :
Islam

Pendidikan :
-SD, Yogyakarta (1947)
-SMP, Jakarta (1950)
-SMA, Jakarta (1953)

Karir :
-Karyawan Unilever (1954-1955)
-Karyawan Djakarta Lloyd, Amsterdam dan Hamburg (1950-1967)
-Pemilik Tunggal Kem Chicks (supermarket) (1969-sekarang)
-Dirut PT Boga Catur Rata
-PT Kem Foods (pabrik sosis dan ham)
-PT Kem Farms (kebun sayur)

Alamat Rumah:
Jalan Al Ibadah II/12, Kemang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan Telp: 793981

Alamat Kantor :
Kem Chicks Jalan Bangka Raya 86, Jakarta Selatan Telp: 793618

tsunami

Tsunami.

Simulasi Tsunami Desember 2004
Gambar Tsunami menurut Hokusai, seorang pelukis Jepang dari abad ke 19.
Tsunami yang menghantam Malé, Maladewa pada 26 Desember 2004
Tsunami (bahasa Jepang: 津波; tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan") adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.
Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih.
Sejarawan Yunani bernama Thucydides merupakan orang pertama yang mengaitkan tsunami dengan gempa bawah laut. Namun hingga abad ke-20, pengetahuan mengenai penyebab tsunami masih sangat minim. Penelitian masih terus dilakukan untuk memahami penyebab tsunami.
Teks-teks geologi, geografi, dan oseanografi pada masa lalu menyebut tsunami sebagai "gelombang laut seismik".
Beberapa kondisi meteorologis, seperti badai tropis, dapat menyebabkan gelombang badai yang disebut sebagai meteor tsunami yang ketinggiannya beberapa meter di atas gelombang laut normal. Ketika badai ini mencapai daratan, bentuknya bisa menyerupai tsunami, meski sebenarnya bukan tsunami. Gelombangnya bisa menggenangi daratan. Gelombang badai ini pernah menggenangi Burma (Myanmar) pada Mei 2008.
Wilayah di sekeliling Samudra Pasifik memiliki Pacific Tsunami Warning Centre (PTWC) yang mengeluarkan peringatan jika terdapat ancaman tsunami pada wilayah ini. Wilayah di sekeliling Samudera Hindia sedang membangun Indian Ocean Tsunami Warning System (IOTWS) yang akan berpusat di Indonesia.
Bukti-bukti historis menunjukkan bahwa megatsunami mungkin saja terjadi, yang menyebabkan beberapa pulau dapat tenggelam

Daftar isi

 [sembunyikan

[sunting] Terminologi

Kata tsunami berasal dari bahasa jepang, tsu berarti pelabuhan, dan nami berarti gelombang. Tsunami sering terjadi Jepang. Sejarah Jepang mencatat setidaknya 196 tsunami telah terjadi.
Pada beberapa kesempatan, tsunami disamakan dengan gelombang pasang. Dalam tahun-tahun terakhir, persepsi ini telah dinyatakan tidak sesuai lagi, terutama dalam komunitas peneliti, karena gelombang pasang tidak ada hubungannya dengan tsunami. Persepsi ini dahulu populer karena penampakan tsunami yang menyerupai gelombang pasang yang tinggi.
Tsunami dan gelombang pasang sama-sama menghasilkan gelombang air yang bergerak ke daratan, namun dalam kejadian tsunami, gerakan gelombang jauh lebih besar dan lebih lama, sehingga memberika kesan seperti gelombang pasang yang sangat tinggi. Meskipun pengartian yang menyamakan dengan "pasang-surut" meliputi "kemiripan" atau "memiliki kesamaan karakter" dengan gelombang pasang, pengertian ini tidak lagi tepat. Tsunami tidak hanya terbatas pada pelabuhan. Karenanya para geologis dan oseanografis sangat tidak merekomendasikan untuk menggunakan istilah ini.
Hanya ada beberapa bahasa lokal yang memiliki arti yang sama dengan gelombang merusak ini. Aazhi Peralai dalam Bahasa Tamil, ië beuna atau alôn buluëk (menurut dialek) dalam Bahasa Aceh adalah contohnya. Sebagai catatan, dalam bahasa Tagalog versi Austronesia, bahasa utama di Filipina, alon berarti "gelombang". Di Pulau Simeulue, daerah pesisir barat Sumatra, Indonesia, dalam Bahasa Defayan, smong berarti tsunami. Sementara dalam Bahasa Sigulai, emong berarti tsunami.

[sunting] Penyebab terjadinya tsunami

Skema terjadinya tsunami
Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.
Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.
Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.
Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.
Gempa yang menyebabkan tsunami
  • Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 - 30 km)
  • Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 Skala Richter
  • Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun

[sunting] Sistem Peringatan Dini

Banyak kota-kota di sekitar Pasifik, terutama di Jepang dan juga Hawaii, mempunyai sistem peringatan tsunami dan prosedur evakuasi untuk menangani kejadian tsunami. Bencana tsunami dapat diprediksi oleh berbagai institusi seismologi di berbagai penjuru dunia dan proses terjadinya tsunami dapat dimonitor melalui perangkat yang ada di dasar atau permukaan laut yang terhubung dengan satelit.
Perekam tekanan di dasar laut bersama-sama denganperangkat yang mengapung di laut buoy, dapat digunakan untuk mendeteksi gelombang yang tidak dapat dilihat oleh pengamat manusia pada laut dalam. Sistem sederhana yang pertama kali digunakan untuk memberikan peringatan awal akan terjadinya tsunami pernah dicoba di Hawaii pada tahun 1920-an. Kemudian, sistem yang lebih canggih dikembangkan lagi setelah terjadinya tsunami besar pada tanggal 1 April 1946 dan 23 Mei 1960. Amerika serikat membuat Pasific Tsunami Warning Center pada tahun 1949, dan menghubungkannya ke jaringan data dan peringatan internasional pada tahun 1965.
Salah satu sistem untuk menyediakan peringatan dini tsunami, CREST Project, dipasang di pantai Barat Amerika Serikat, Alaska, dan Hawai oleh USGS, NOAA, dan Pacific Northwest Seismograph Network, serta oleh tiga jaringan seismik universitas.
Hingga kini, ilmu tentang tsunami sudah cukup berkembang, meskipun proses terjadinya masih banyak yang belum diketahui dengan pasti. Episenter dari sebuah gempa bawah laut dan kemungkinan kejadian tsunami dapat cepat dihitung. Pemodelan tsunami yang baik telah berhasil memperkirakan seberapa besar tinggi gelombang tsunami di daerah sumber, kecepatan penjalarannya dan waktu sampai di pantai, berapa ketinggian tsunami di pantai dan seberapa jauh rendaman yang mungkin terjadi di daratan. Walaupun begitu, karena faktor alamiah, seperti kompleksitas topografi dan batimetri sekitar pantai dan adanya corak ragam tutupan lahan (baik tumbuhan, bangunan, dll), perkiraan waktu kedatangan tsunami, ketinggian dan jarak rendaman tsunami masih belum bisa dimodelkan secara akurat.

[sunting] Sistem Peringatan Dini Tsunami di Indonesia

Pemerintah Indonesia, dengan bantuan negara-negara donor, telah mengembangkan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (Indonesian Tsunami Early Warning System - InaTEWS). Sistem ini berpusat pada Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Jakarta. Sistem ini memungkinkan BMKG mengirimkan peringatan tsunami jika terjadi gempa yang berpotensi mengakibatkan tsunami. Sistem yang ada sekarang ini sedang disempurnakan. Kedepannya, sistem ini akan dapat mengeluarkan 3 tingkat peringatan, sesuai dengan hasil perhitungan Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (Decision Support System - DSS).
Pengembangan Sistem Peringatan Dini Tsunami ini melibatkan banyak pihak, baik instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga internasional, lembaga non-pemerintah. Koordinator dari pihak Indonesia adalah Kementrian Negara Riset dan Teknologi (RISTEK). Sedangkan instansi yang ditunjuk dan bertanggung jawab untuk mengeluarkan INFO GEMPA dan PERINGATAN TSUNAMI adalah BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika). Sistem ini didesain untuk dapat mengeluarkan peringatan tsunami dalam waktu paling lama 5 menit setelah gempa terjadi.
Sistem Peringatan Dini memiliki 4 komponen: Pengetahuan mengenai Bahaya dan Resiko, Peramalan, Peringatan, dan Reaksi.Observasi (Monitoring gempa dan permukaan laut), Integrasi dan Diseminasi Informasi, Kesiapsiagaan.

[sunting] Cara Kerja

Sebuah Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah merupakan rangkaian sistem kerja yang rumit dan melibatkan banyak pihak secara internasional, regional, nasional, daerah dan bermuara di Masyarakat.
Apabila terjadi suatu Gempa, maka kejadian tersebut dicatat oleh alat Seismograf (pencatat gempa). Informasi gempa (kekuatan, lokasi, waktu kejadian) dikirimkan melalui satelit ke BMKG Jakarta. Selanjutnya BMG akan mengeluarkan INFO GEMPA yang disampaikan melalui peralatan teknis secara simultan. Data gempa dimasukkan dalam DSS untuk memperhitungkan apakah gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami. Perhitungan dilakukan berdasarkan jutaan skenario modelling yang sudah dibuat terlebih dahulu. Kemudian, BMKG dapat mengeluarkan INFO PERINGATAN TSUNAMI. Data gempa ini juga akan diintegrasikan dengan data dari peralatan sistem peringatan dini lainnya (GPS, BUOY, OBU, Tide Gauge) untuk memberikan konfirmasi apakah gelombang tsunami benar-benar sudah terbentuk. Informasi ini juga diteruskan oleh BMKG. BMKG menyampaikan info peringatan tsunami melalui beberapa institusi perantara, yang meliputi (Pemerintah Daerah dan Media). Institusi perantara inilah yang meneruskan informasi peringatan kepada masyarakat. BMKG juga menyampaikan info peringatan melalui SMS ke pengguna ponsel yang sudah terdaftar dalam database BMKG. Cara penyampaian Info Gempa tersebut untuk saat ini adalah melalui SMS, Facsimile, Telepon, Email, RANET (Radio Internet), FM RDS (Radio yang mempunyai fasilitas RDS/Radio Data System) dan melalui Website BMG (www.bmg.go.id).
Pengalaman serta banyak kejadian dilapangan membuktikan bahwa meskipun banyak peralatan canggih yang digunakan, tetapi alat yang paling efektif hingga saat ini untuk Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah RADIO. Oleh sebab itu, kepada masyarakat yang tinggal didaerah rawan Tsunami diminta untuk selalu siaga mempersiapkan RADIO FM untuk mendengarkan berita peringatan dini Tsunami. Alat lainnya yang juga dikenal ampuh adalah Radio Komunikasi Antar Penduduk. Organisasi yang mengurusnya adalah RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia). Mengapa Radio ? jawabannya sederhana, karena ketika gempa seringkali mati lampu tidak ada listrik. Radio dapat beroperasi dengan baterai. Selain itu karena ukurannya kecil, dapat dibawa-bawa (mobile). Radius komunikasinyapun relatif cukup memadai.

[sunting] Tsunami dalam sejarah